Glossary · IT Procurement
Extended Detection and Response
Evolusi dari EDR yang mengintegrasikan dan mengkorelasikan telemetri dari beberapa layer keamanan sekaligus: endpoint, jaringan, email, cloud workload, dan identitas — untuk memberikan visibilitas ancaman yang lebih komprehensif dibanding EDR yang hanya fokus di endpoint. XDR mendeteksi serangan multi-vektor yang mungkin terlewat jika setiap tool keamanan bekerja secara silo. Contoh: email phishing (layer email) yang berhasil menanam malware (layer endpoint) yang kemudian melakukan lateral movement via network (layer network) — XDR mengkorelasikan ketiga event ini menjadi satu incident alert. Platform XDR yang lazim di enterprise: Microsoft Sentinel + Defender XDR (native Microsoft stack), Palo Alto Cortex XDR, CrowdStrike Falcon XDR, dan Trend Micro Vision One. Untuk klien dengan SOC matur, XDR mulai menggantikan SIEM tradisional sebagai platform investigasi primer karena waktu deteksi lebih singkat.
XDR (Extended Detection and Response) sering muncul dalam proses pengadaan IT B2B: Evolusi dari EDR yang mengintegrasikan dan mengkorelasikan telemetri dari beberapa layer keamanan sekaligus: endpoint. Bagi perusahaan yang sedang mengevaluasi opsi sewa perangkat, pemahaman yang solid tentang XDR berdampak langsung pada kriteria seleksi vendor, hasil negosiasi kontrak, dan total cost of ownership jangka panjang. Arental bekerja sama dengan tim procurement, IT manager, dan finance director di seluruh Indonesia untuk memastikan setiap kontrak mencerminkan standar industri terkait istilah seperti XDR.
Istilah Terkait
Tim Arental dapat bantu evaluasi vendor, hitung TCO, atau review kontrak sewa. Konsultasi awal gratis tanpa komitmen.
Atau telepon langsung: +62 821-4777-2100