Glossary · IT Procurement
Request for Information
Dokumen penjajakan yang dikirim ke calon vendor sebelum RFP resmi diterbitkan — tujuannya adalah mengumpulkan informasi tentang kapabilitas, track record, kapasitas, dan harga indikatif vendor untuk membantu procurement menyusun scope RFP yang realistis. RFI bukan komitmen pembelian dan tidak menghasilkan kontrak langsung. Tipikal pertanyaan RFI untuk sewa laptop: jumlah unit maksimum yang dapat disuplai dalam 2 minggu, kapabilitas pre-imaging dan MDM enrollment, coverage wilayah on-site support, sertifikasi (ISO 27001, PKP), dan harga indikatif per tier spec. Proses: RFI → shortlist vendor → RFP → negosiasi → kontrak. Melewati tahap RFI dan langsung ke RFP berisiko menerima respons yang tidak comparable antar vendor karena scope assumption berbeda.
RFI (Request for Information) sering muncul dalam proses pengadaan IT B2B: Dokumen penjajakan yang dikirim ke calon vendor sebelum RFP resmi diterbitkan — tujuannya adalah mengumpulkan informasi. Bagi perusahaan yang sedang mengevaluasi opsi sewa perangkat, pemahaman yang solid tentang RFI berdampak langsung pada kriteria seleksi vendor, hasil negosiasi kontrak, dan total cost of ownership jangka panjang. Arental bekerja sama dengan tim procurement, IT manager, dan finance director di seluruh Indonesia untuk memastikan setiap kontrak mencerminkan standar industri terkait istilah seperti RFI.
Tim Arental dapat bantu evaluasi vendor, hitung TCO, atau review kontrak sewa. Konsultasi awal gratis tanpa komitmen.
Atau telepon langsung: +62 821-4777-2100