Glossary · IT Procurement
End-of-Life / End-of-Service-Life
Dua milestone lifecycle hardware yang sering disalahartikan. EOL (End-of-Life) = tanggal vendor OEM (Lenovo, HP, Dell, Apple) berhenti memproduksi model tertentu — unit yang sudah dibeli tetap bisa dipakai dan dapat firmware update. EOSL (End-of-Service-Life) = tanggal vendor berhenti menyediakan support resmi, firmware patch, dan sparepart — yang lebih kritis karena kerusakan setelah EOSL biasanya tidak dapat diperbaiki dengan part original. Untuk DaaS contract, jadwal refresh wajib selesai sebelum EOSL setiap generasi (umumnya 5-6 tahun setelah launch). Cross-check EOL/EOSL date di support portal OEM saat negosiasi kontrak multi-year untuk avoid stranded assets di tahun terakhir.
EOL / EOSL (End-of-Life / End-of-Service-Life) sering muncul dalam proses pengadaan IT B2B: Dua milestone lifecycle hardware yang sering disalahartikan. Bagi perusahaan yang sedang mengevaluasi opsi sewa perangkat, pemahaman yang solid tentang EOL / EOSL berdampak langsung pada kriteria seleksi vendor, hasil negosiasi kontrak, dan total cost of ownership jangka panjang. Arental bekerja sama dengan tim procurement, IT manager, dan finance director di seluruh Indonesia untuk memastikan setiap kontrak mencerminkan standar industri terkait istilah seperti EOL / EOSL.
Tim Arental dapat bantu evaluasi vendor, hitung TCO, atau review kontrak sewa. Konsultasi awal gratis tanpa komitmen.
Atau telepon langsung: +62 821-4777-2100