Glossary · IT Procurement
Purchase Order
Diperbarui 20 Juni 2026 · Ditinjau oleh Shorim Haniffanshoib, Head of Editorial — IT Strategy & Enterprise
Dokumen resmi perusahaan untuk memesan barang/jasa dari vendor, di-issue setelah negosiasi term dan harga selesai. PO berisi: vendor name, item code, quantity, harga unit, total, payment term, delivery date, dan PIC. Vendor menggunakan PO sebagai dasar invoice dan delivery. Untuk sewa laptop perusahaan, PO bisa di-issue per kontrak atau per delivery batch — bergantung struktur perusahaan. Tim procurement biasanya require PO formal sebelum vendor mulai bekerja.
PO (Purchase Order) sering muncul dalam proses pengadaan IT B2B: Dokumen resmi perusahaan untuk memesan barang/jasa dari vendor, di-issue setelah negosiasi term dan harga selesai.
| Domain | Pengadaan (Procurement) |
|---|---|
| Kepanjangan | Purchase Order |
| Penulisan lain | Purchase Order, Order Pembelian, Pesanan Pembelian |
| Bagian dari | Glossary IT Procurement & Sewa Laptop B2B Arental |
| Terakhir ditinjau | 2026-06-20 |
Di tahap mana PO muncul saat proses pengadaan sewa laptop di Arental?
PO (Purchase Order) berkaitan langsung dengan engagement sewa laptop B2B, jadi sebaiknya dikonfirmasi sejak tahap penawaran dan kontrak. Singkatnya: Dokumen resmi perusahaan untuk memesan barang/jasa dari vendor, di-issue setelah negosiasi term dan harga selesai. PO berisi: vendor name, item code, quantity, harga unit, total, payment term, delivery date, dan PIC. Bahas detailnya dengan tim Arental agar klausa dan prosedur yang tepat masuk ke kontrak sewa Anda.
Dijawab oleh Shorim Haniffanshoib, Head of Editorial — IT Strategy & Enterprise
Tim Arental dapat bantu evaluasi vendor, hitung TCO, atau review kontrak sewa. Konsultasi awal gratis tanpa komitmen.
Atau telepon langsung: +62 821-4777-2100